INPIRATOR YANG TAK PERNAH PANTANG MENYERAH (Tugas-05)

Image

 Ialah Koloner Harland Sanders, seorang yang berusaha mewujudkan impiannya bahkan sampai usia senja dan akhirnya wafat. Di usia 6 tahun, ayahnya meninggal dan Ibunya sudah tidak mampu bekerja lagi sehingga Harland muda harus menjaga adik laki-lakinya yang baru berumur 3 tahun. Disinilah letak ketegarannya, ia belajar hal baru dari permasalahan yang ia temukan. Lalu iapun berjuang sendiri ketika ibunya kembali menikah, sehingga ia meninggalkan rumah tempat tinggalnya untuk mendapatkan pekerjaan di pertanian di daerah Greenwood, Indiana.

Kolonel Harland Sanders

 

Semangat juangnya yang tinggi tidak berhenti di pertanian Greenwood, ia mencari pekerjaan lain dari  sebagai tukang parker, tentara, pemadam kebakaran, belajar ilmu hukum melalui korespondensi, praktik dalam pengadilan, asuransi, operator kapal feri, penjual ban, dan operator bengkel, terlihat jelas kemauan dan kegigihan untuk mencapai keberhasilan, tanpa perlu merasa malu atau gengsi selama itu tidak mengganggu hak orang lain. Walau sudah tua, Kolonel Sanders di usia 40 tahun mulai memasak untuk orang yang bepergian yang singgah di bengkelnya di Corbin. Dengan ketekunan, kerja keras, dan kerja keras akhirnya  semakin banyak orang yang datang ke tempatnya untuk makan, lalu ia pindah ke seberang jalan dekat penginapan dan restoran bisa menampung 142 orang., inilah bayaran atas kerja kerasnya berpuluh-puluh tahun.

Setelah restorannya laku berat iapun mulai menjelajah, mencoba menemukan relasi baru dengan menawarka resepnya ke lebih dari 1000 restoran, namun semua itu gagal. Di restoan ke 1008 barulah ada restoran yang menerima waralabanya. Berkat pengalaman, Kolonel Sanders mampu berusaha menjadi lebih baik, inilah yang patut dicontoh oleh kita generasi muda, kegagalan bukanlah akhir, namu kegagalan adalah motivator yang selalu menjadikan kita lebih baik lagi. Pada akhirnya Kolonel Sanders tidak lagi bisa menyaksikannya. Pada 1980, di usia 90 tahun karena terserang leukemia.

Kerja keras, semangat, pantang menyerah, kemauan, kegigihan, dan tidak pernah berhenti untuk bereksperimen adalah sikap yang harus ditiru dari Kolonel Harland Sanders. Terutama oleh mahasiswa ilmu komputer, yang notabennya adalah seorang analisis. Dengan semangat dan pantang menyerah mahasiswa ilmu komputer tidak akan pernah berhenti untuk menemukan teknologi baru yang tentunya bermanfaat bagi umat manusia. Dan tentunya kesusksesan yang ingin diperoleh akan mudah didapat ketika kita mampu merubah ujian menjadi pujian. Dan jangan lupa berdoa pada Allah SWT, karena Ialah penentu nasib seluruh umatnya.

Kewirausahaan dan Etika Profesi (Tugas-04)

Inilah lima pengusaha dan penemu sukses dan berpengaruh di dunia. Tidak hanya skill yang mereka miliki, tetapi Passion yang tinggi untuk menuju kesuksessannya. Dan berikut biografi dari mereka.

  1. Jack St. Clair Kilby (Penemu Integerated Circuit)

Jack St. Clair Kilby lahir pada tahun 1924, dan tumbuh di Great Band, Kansas, Amerika Serikat. Di Milwaukee, dengan mengembangkan ceramic-base, silk-screen circuits untuk produk-produk elektronik rumah tangga.

 

Pada tahun 1958, Kilby bergabung dengan Texas Instrument (TI) di Dallas. Selama musim panas pada tahun itu ketika teman-teman sekerjanya menikmati liburan musim panas, dengan peralatan pinjaman dan seadanya, Kilby menyusun dan membuat rangkaian elektronik pertama yang semua komponen komponenya aktif dan pasif difabrikasi pada sebuah lempeng tunggal material semikonduktor seukuran setengah penjepit kertas.

 

Keberhasilan demonstrasi microchip sederhana skala laboratorium yang pertama kali pada 12 September 1958 tersebut menggoreskan sejarah bagi dunia elektronika.

 

 

  1. Raymond Kroc (Penemu dan Pengusaha McDonal’s Corporation)

Raymond Kroc adalah seorang tokoh dunia dibidang dunia usaha,  yang mengakuisisi McDonald’s Corporation tahun 1955, dan menjadikannya sebagai restoran cepat saji terbesar di dunia. Ray lahir pada 5 Oktober 1902 dan meninggal 14 Januari 1984 pada usia 81 tahun.

 

Pada tahun 1960, lebih dari 200 cabang McDonald’s tersebar di seluruh Amerika. Ray Kroc telah membuat McDonald’s menjadi merek dagang paling kuat sepanjang masa. Pada tahun 1956 Kroc mengembangkan usahanya dalam bentuk waralaba (Franchise) dengan mendirikan Franchise Realty Corporation.  Pertumbuhan restoran McDonald’s di luar Amerika sekitar 27 persen tiap tahun.

 

  1. John S.Pemberton (Penemu Minuman Coca-cola)

John S.Pemberton yang biasa dipanggil Doc adalah ahli farmasi tinggal di Atlanta, Georgia, Amerika Serikat. Lahir di Knoxville, Georgia pada tahun 1831. Dia banyak mengembangkan obat-obatan paten yang diakui khasiatnya oleh masyarakat. Ia menemukan formula minuman Coca-Cola pada 8 Mei 1886 di Atlanta, Georgia, Amerika Serikat.

 

Sejak diharamkan, kokain tidak lagi menjadi kandungan utama Coca Cola, tetapi diganti dengan kafein, gula, asam sitrat, dan minyak pati buah-buahan masih diperbolehkan. Formula Coca Cola masih menjadi rahasia yang tersimpan rapi.

 

Dr. John Stith Pemberton meninggal tahun 1888, pada usia 58 tahun, tidak lama setelah menjual ramuannya. Kini, hasil temuannya masih dinikmati oleh masyarakat di dunia. Coca Cola sekarang menjadi satu lambang budaya Amerika Serikat.

 

  1. Kolonel Harland Sanders (Penemu dan Pengusaha Waralaba KFC)

Kolonel Harland Sanders, lahir pada tanggal 9 september 1890. Dan mulai aktif dalam mencoba bisnis ayambya pada usia 65 tahun. saat ini, usahanya yang dikenal dengan Kentucky Fried Chicken atau KFC telah tumbuh merambah menjadi salah satu yang terbesar dalam sistem masakan siap saji di dunia.

Tapi sebelum menuai kesuksesannya, selama 9 tahun, Kolonel Sanders berusaha menyempurnakan metode memasak ayam dengan menggunakan sebelas bumbu dan rempah-rempah seperti yang kita kenal saat ini. dengan resep masakan itu, daging ayam menjadi sangat empuk, renyah dan gurih.

 

Pada tahun 1952, Kolonel Sanders berkeliling dari kota ke kota dan dari restoran ke restoran untuk menawarkan resepnya. Sayangnya lebih dari 1000 restoran menolak resep yang ditawarkannya, tapi dia tidak menyerah begitu saja dan terus berkeliling sampai tiba di restoran ke 1008 yang mau membelinya dan mengembangkan usaha waralaba yang diberi nama KFC.

 

 

  1. Sakichi Toyoda (Pengusaha Mobil Pabrikan Toyota)

Lahir 14 Februari 1867 (1867/02/14) di Jepang, Meninggal 30 Oktober 1930 di Jepang

 

Sakichi Toyoda adalah seorang penemu dan industrialis Jepang. Ia dilahirkan di Kosai, Shizuoka. Anak seorang tukang kayu miskin, Toyoda ini disebut sebagai “Raja Penemu Jepang”. Karir Sakichi Toyoda sering disebut sebagai bapak revolusi industri Jepang. Ia juga merupakan pendiri Toyota Industries Co, Ltd

 

Sejarah Toyota Motor Corporation didirikan pada September 1933 sebagai divisi mobil Pabrik Tenun Otomatis Toyota. Divisi mobil perusahaan tersebut kemudian dipisahkan pada 27 Agustus 1937 untuk menciptakan Toyota Motor Corporation seperti saat ini.

 

Di tahun 1990-an, Toyota semakin membuktikan bahwa mobil Jepang dapat bersaing dengan mobil Eropa dan Amerika. Toyota Celica berhasil menjadi juara rally dunia, dan Toyota Camry menjadi mobil paling laris di Amerika.

 

 

 

Kewirausahaan, Etika Profesi, dan Agama (Tugas 2)

KATA PENGANTAR

 

 

Puji syukur penyusun panjatkan ke hadirat Allah Subhanahu wata΄ala, karena berkat rahmat-Nya penulis dapat menyelesaikan tulisan ilmiah yang berjudul kewirausahaan, etika profesi dan agama. Tulisan ilmiah ini diajukan guna memenuhi tugas mata kuliah Kewirausahaan dan Etika Profesi.

Penulis mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu sehingga tulisan ilmiah ini dapat diselesaikan tepat pada waktunya.

Tulisan ilmiah  ini masih jauh dari sempurna, oleh karena itu penulis mengharapkan kritik dan saran yang bersifat membangun demi kesempurnaan tulisan ilmiah ini.

Semoga tulisan ilmiah  ini memberikan informasi bagi masyarakat dan bermanfaat untuk pengembangan wawasan dan peningkatan ilmu pengetahuan bagi kita semua.

 

 

Bogor, April 2012

 

 

Ali Saputro

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

BAB I

PENDAHULUAN

 

A. Latar Belakang Masalah

Dalam pembangunan perekonomian rakyat untuk memberdayakan rakyat hendaklah disertai transformasi secara seimbang, baik itu transformasi ekonomi, social, budaya maupun politik. Sehingga akan terjadi keseimbangan antara kekuatan ekonomi, budaya, social dan budaya.

Dengan adanya pemberdayaan, masyarakat dapat menjalankan pembangunan dengan diberikan hak untuk mengelola sumber daya yang ada. Masyarakat miskin diberikan kesempatan untuk merencanakan dan melaksanakan pogram pembangunan yang telah mereka tentukan. Dengan demikian masyarakat diberi kekuasaan untuk mengelola dana sendiri, baik yang berasal dai pemerintah maupun pihak lain.

Menurut Winarni dalam Sulistiyani (2004:79), inti dari pemberdayaan ada tiga hal, yaitu pengembangan (enabling), memperkuat potensi atau daya (empowering), dan terciptanya kemandirian. Pada hakikatnya pemberdayaan merupakan penciptaan suasana atau iklim yang memungkinkan potensi masyarakat dapat berkembang. Setiap masyarakat pasti memiliki daya, akan tetapi masyarakat tidak menyadari, atau bahkan belum diketahui. Oleh karena itu, daya harus digali, dan kemudian dikembangkan.

 

B. Rumusan Masalah

Dari latar belakang di atas, maka masalah-masalah yang akan di bahas dalam makalah ini, yaitu:

Apakah yang di maksud dengan pengelolaan dan kewirausahaan?

Bagaimanakah ciri dan watak dalam kewirausahaan?

Bagaimanakah tahap-tahap dan proese dalam kewirausahaan?

Bagaimanakah faktor-faktor motivasi dalam berwirausaha?

Bagaimana perkembangan etika dalam mempengaruhi kehidupan manusia?

Bagaimakah kegiatan kewirausahaan menurut pandangan Islam?

 

C.  Tujuan Penulisan

Berdasarkan rumusan masalah yang tersebut di atas, maka tujuan penulisan makalah ini yaitu:

  1. Untuk menjelaskan pengertian pengelolaan dan kewirausahaan.
  2. Untuk mengidentifikasikan ciri dan watak dalam kewirausahaan.
  3. Untuk menjelaskan dan mengidentifikasikan tahap-tahap dan proses dalam berwirausaha.
  4. Untuk mengidentifikasikan faktor-faktor motivasi dalam berwirausaha.
  5. Untuk mengetahui perkembangan etika dalam kehidupan manusia.
  6. Untuk menjelaskan dan mengidentifikasi kegiatan kewirausahaan menurut pandangan Islam.

 

D. Manfaat Penulisan

Bagi Pribadi

Meningkatkan pengetahuan dan wawasan akan ciri dan watak berwirausaha. Selain itu juga, wawasan akan berwirausaha menurut pandangan Islam semakin jelas dan dapat meningkatkan motivasi dalam berwirausaha.

Bagi Masyarakat Pembaca

a)            Meningkatkan pengetahuan dan wawasan akan kewirausahaan beserta proses-prosesnya.

b)            Menumbuhkan dan meningkatkan motivasi untuk mulai dan terus berwirausaha.

c)            Mengembangkan etika dalam ruang lingkup pekerjaan.

d)           Meningkatkan pengetahuan akan kewirausahaan menurut pandangan Islam.

 

 

 

 

 

 

 

BAB II

TINJAUAN PUSTAKA DAN PEMBAHASAN

 

A. Pengertian Pengelolaan dan Kewirausahaan

1. Pengertian Pengelolaan

Pengelolaan = manajemen (D. Sudjana)

Manajemen adalah suatu proses yang khusus yang terdiri dari tindakan-tindakan perencanaan, pengorganisasian, pengarahan dan pengendalian yang dilakukan untuk menentukan serta mencapai sasaran-sasaran yang telah ditentukan melalui pemanfaatan sumber daya manusia dan sumber-sumber lainnya (G.R. Terry).

2. Pengertian Kewirausahaan

Kewirausahaan pertama kali muncul pada abad 18 diawali dengan penemuan-penemuan baru seperti mesin uap, mesin pemintal, dll. Tujuan utama mereka adalah pertumbuhan dan perluasan organisasi melalui inovasi dan kreativitas. Keuntungan dan kekayaan bukan tujuan utama.  Secara sederhana arti wirausahawan (entrepreneur) adalah orang yang berjiwa berani mengambil resiko untuk membuka usaha dalam berbagai kesempatan Berjiwa berani mengambil resiko artinya bermental mandiri dan berani memulai usaha, tanpa diliputi rasa takut atau cemas sekalipun dalam kondisi tidak pasti.  (Kasmir, 2007 : 18).

B. Ciri dan Watak dalam Kewirausahaan

1. Ciri-ciri  Kewirausahaan

Percaya diri, berorientasi pada tugas dan hasil, pengambilan resiko, kepemimpinan, keorisinilan, berorientasi ke masa depan.

2. Watak Kewirausahaan

  • Keyakinan, ketidaktergantungan, individualistis, dan optimisme.
  • Kebutuhan untuk berprestasi, berorientasi laba, ketekunan dan ketabahan, tekad kerja keras, mempunyai dorongan kuat, energetik dan inisiatif
  • Kemampuan untuk mengambil resiko yang wajar dan suka tantangan
  • Perilaku sebagai pemimpin, bergaul dengan orang lain, menanggapi saran-saran dan kritik
  • Inovatif dan kreatif serta fleksibel.
  • Pandanga ke depan, perspektif.

(Sumber : dari Meredith, et.a., dalam Suryana, 2001 : 8)

 

C. Tahap-tahap dan Proses dalam Kewirausahaan

1. Tahap-tahap Kewirausahaan

–          Kepercayaan diri

–          Berorientasi pada action.

Secara umum tahap-tahap melakukan wirausaha:

a)            Tahap memulai,

b)      Tahap melaksanakan usaha

c)      Mempertahankan usaha

d)      Mengembangkan usaha,

2. Proses Kewirausahaan

Menurut Carol Noore yang dikutip oleh Bygrave (1996 : 3), proses kewirausahaan diawali dengan adanya inovasi. Inovasi tersebut dipengeruhi oleh berbagai faktor baik yang berasal dari pribadi maupun di luar pribadi, seperti pendidikan, sosiologi, organisasi, kebudayaan dan lingkungan. Secara ringkas, model proses kewirausahaan mencakup tahap-tahap berikut (Alma, 2007 : 10 – 12) :

a)      proses inovasi

b)      proses pemicu

c)      proses pelaksanaan

d)      proses pertumbuhan

 

D. Faktor-faktor Motivasi Dalam Berwirausaha

Ciri-ciri wirausaha yang berhasil (Kasmir, 27 – 28) :

Memiliki visi dan tujuan yang jelas. Hal ini berfungsi untuk menebak ke mana langkah dan arah yang dituju sehingga dapat diketahui langkah yang harus dilakukan oleh pengusaha tersebut

  1. Inisiatif dan selalu proaktif.
  2. Berorientasi pada prestasi.
  3. Berani mengambil risiko.
  4. Kerja keras.
  5. Bertanggungjawab terhadap segala aktifitas yang dijalankannya
  6. Komitmen pada berbagai pihak
  7. Mengembangkan dan memelihara hubungan baik dengan berbagai pihak

 

Dari analisis pengalaman di lapangan, ciri-ciri wirausaha yang pokok untuk dapat berhasil dapat dirangkum dalam tiga sikap, yaitu :

  1. Jujur
  2. Mempunyai tujuan jangka panjang
  3. Selalu taat berdoa

 

Delapan anak tangga menuju puncak karir berwirausaha (Alma, 106 – 109), terdiri atas :

  1. Mau kerja keras (capacity for hard work).
  2. Bekerjasama dengan orang lain (getting things done with and through people).
  3. Penampilan yang baik (good appearance).
  4. Yakin (self confidence).
  5. Pandai membuat keputusan (making sound decision).
  6. Mau menambah ilmu pengetahuan (college education).
  7. Ambisi untuk maju (ambition drive).
  8. Pandai berkomunikasi (ability to communicate).

 

E. Perkembangan Etika Profesi

Etika atau etik berasal dari kata ethos (bahasa Yunani) yang berarti karakter, watak kesusilaan atau adat.

Menurut Martin (1993), etika didefinisikan sebagai “the discpline which can act as the performance index or reference for our control system”. Dengan demikian, etika akan memberikan semacam batasan maupun standar yang akan mengatur pergaulan manusia di dalam kelompok sosialnya.

Etika dalam perkembangannya sangat mempengaruhi kehidupan manusia. Ada dua macam etika yang harus dipahami dalam menentukan baik buruknya prilaku manusia :

  1. Etika Deskriptif, yaitu etika yang berusaha meneropong secara kritis dan rasional sikap dan prilaku manusia dan apa yang dikejar oleh manusia dalam hidup ini sebagai sesuatu yang bernilai. Etika deskriptif memberikan fakta sebagai dasar untuk mengambil keputusan tentang prilaku atau sikap yang mau diambil.
  2. Etika Normatif, yaitu etika yang berusaha menetapkan berbagai sikap dan pola prilaku ideal yang seharusnya dimiliki oleh manusia dalam hidup ini sebagai sesuatu yang bernilai. Etika normatif memberi penilaian sekaligus memberi norma sebagai dasar dan kerangka tindakan yang akan diputuskan.

Etika secara umum dapat dibagi menjadi dua, yaitu :

  1. Etika Umum
  2. Etika khusus

Etika khusus dibagi lagi menjadi dua bagian :

  1. Etika individual, yaitu menyangkut kewajiban dan sikap manusia terhadap dirinya sendiri.
  2. Etika sosial, yaitu berbicara mengenai kewajiban, sikap dan pola perilaku manusia sebagai anggota umat manusia.

Etika Profesi merupakan bidang etika khusus atau terapan yang merupakan produk dari etika sosial. Dalam meralisasikan ada empat variable yang terjadi:

a. Tujuan baik, tetapi cara untuk mencapainya yang tidak baik.

b. Tujuannya yang tidak baik, cara mencapainya ; kelihatannya baik.

c. Tujuannya tidak baik, dan cara mencapainya juga tidak baik

d. Tujuannya baik, dan cara mencapainya juga terlihat baik

 

F. Kegiatan Kewirausahaan Menurut Pandangan Islam

Islam memang tidak memberikan penjelasan secara eksplisit terkait konsep tentang kewirausahaan (entrepreneurship) ini, namun di antara keduanya mempunyai kaitan yang cukup erat; memiliki ruh atau jiwa yang sangat dekat, meskipun bahasa teknis yang digunakan berbeda.

Dalam Islam digunakan istilah kerja keras, kemandirian (biyadihi), dan tidak cengeng. Setidaknya terdapat beberapa ayat al-Qur’an maupun Hadis yang dapat menjadi rujukan pesan tentang semangat kerja keras dan kemandirian ini, seperti; “Amal yang paling baik adalah pekerjaan yang dilakukan dengan cucuran keringatnya sendiri, ‘amalurrajuli biyadihi (HR.Abu Dawud)” ;

“Tangan di atas lebih baik dari tangan di bawah”; “al yad al ‘ulya khairun min al yad al sufla”( HR.Bukhari dan Muslim)(dengan bahasa yang sangat simbolik ini Nabi mendorong umatnya untuk kerja keras supaya memiliki kekayaan, sehingga dapat memberikan sesuatu pada orang lain), atuzzakah. (Q.S. Nisa : 77)

“Manusia harus membayar zakat (Allah mewajibkan manusia untuk bekerja keras agar kaya dan dapat menjalankan kewajiban membayar zakat)”.

Dalam sebuah ayat Allah mengatakan, “Bekerjalah kamu, maka Allah dan orang-orang yang beriman akan melihat pekerjaan kamu”(Q.S. at-Taubah : 105). Oleh karena itu, apabila shalat telah ditunaikan maka bertebaranlah kamu di muka bumi dan carilah karunia (rizki) Allah. (Q.S. al-Jumu’ah : 10)

Bahkan sabda Nabi, “Sesungguhnya bekerja mencari rizki yang halal itu merupakan kewajiban setelah ibadah fardlu” (HR.Tabrani dan Baihaqi). Nash ini jelas memberikan isyarat agar manusia bekerja keras dan hidup mandiri.

Bekerja keras merupakan esensi dari kewirausahaan. Prinsip kerja keras, menurut Wafiduddin, adalah suatu langkah nyata yang dapat menghasilkan kesuksesan (rezeki), tetapi harus melalui proses yang penuh dengan tantangan (reziko). Dengan kata lain, orang yang berani melewati resiko akan memperoleh peluang rizki yang besar. Kata rizki memiliki makna bersayap, rezeki sekaligus reziko (baca; resiko).

2. Perdagangan/ Berwirausaha Pekerjaan Mulia Dalam Islam

Pekerjaan berdagang ini mendapat tempat terhormat dalam ajaran Islam, seperti disabdakan Rasul :

“ Mata pencarian apakah yang paling baik, Ya Rasulullah?”Jawab beliau: Ialah seseorang yang bekerja dengan tangannya sendiri dan setiap jual beli yang bersih.” (HR. Al-Bazzar).

Dalam QS.Al-Baqarah:275 dijelaskan bahwa Allah swt telah menghalalkan kegiatan jual beli dan mengharamkan riba. Kegiatan riba ini sangat merugikan karena membuat kegiatan perdagangan tidak berkembang. Hal ini disebabkan karena uang dan modal hanya berputar pada satu pihak saja yang akhirnya dapat mengeksploitasi masyarakat yang terdesak kebutuhan hidup.

  1.  Sifat-Sifat Seorang Wirausaha

Sifat yang harus dimiliki oleh seorang wirausaha yang sesuai dengan ajaran agama Islam adalah :

  1. Sifat Takwa, Tawakkal, Zikir, dan Syukur
  2.  Jujur
  3.  Niat Suci dan Ibadah
  4.  Azzam dan bangun Lebih Pagi
  5.  Toleransi
  6. Berzakat dan Berinfak
  7.  Silaturahmi

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

BAB III

PENUTUP

 

Dari uraian di atas dapat diambil beberapa simpulan sebagai berikut.

Dengan melihat realita secara jujur dan objektif, maka orang sadar bahwa menumbuhkan mental wirausaha merupakan terobosan yang penting dan tidak dapat ditunda-tunda lagi. Kita semua harus berpikir untuk melihat dan melangkah ke arah sana.

Selain itu pengusaha harus memunyai etika. Dimana etika merupakan penerapan prinsip-prinsip moral dasar dalam bidang kehidupan. Penerapan ini bisa berwujud : Bagaimana saya mengambil keputusan dan bertindak dalam bidang kehidupan dan kegiatan khusus yang saya lakukan, yang didasari oleh cara, teori dan prinsip-prinsip moral dasar.

Dalam Islam, baik dari segi konsep maupun praktik, aktivitas kewirausahaan bukanlah hal yang asing, justru inilah yang sering dipraktikkan oleh Nabi, istrinya, para sahabat, dan juga para ulama di tanah air. Islam bukan hanya bicara tentang entrepreneurship (meskipun dengan istilah kerja mandiri dan kerja keras), tetapi langsung mempraktikkannya dalam kehidupan nyata.

Lembaga pendidikan melalui para praktisinya harus lebih konkret dalam menyiapkan program kegiatan pembelajaran yang benar-benar dapat mendorong tumbuh dan berkembangnya spirit kewirausahaan mulai dari sekolah dasar sampai perguruan tinggi.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

DAFTAR PUSTAKA

 

http://fadhilwahyudi.multiply.com/journal/item/44/MUTIARA_KEGIATAN_WIRAUSAHA_MENURUT_ISLAM (13 April 2012)

 

http://insaniaku.files.wordpress.com/2009/03/4-islam-dan-mental-kewirausahaan-subur.pdf (13 April 2012)

 

http://islamkuno.com/2008/02/01/pemberdayaan-masyarakat-dan-kewirausahaan/ (13 April 2012)

 

http://www.scribd.com/doc/4933265/PENGELOLAAN-KEWIRAUSAHAAN (13 April 2012)

 

Isnanto, R. Rizal. 2009. Buku Ajar Etika Profesi. Program Studi Sistem Komputer, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro. (13 April 2012)

 

http://eprints.undip.ac.id/4907/1/Etika_Profesi.pdf (13 April 2012)

Kewirausahaan dan Etika Profesi (Tugas 1)

1. Kewirausahaan
Kewirausahaan, berasal dari kata “usaha” yang menurut saya berarti suatu kegiatan yang menghasikan sesuatu positif. Dengan melihat asal kata diatas saya dapat menyimpulkan kewirausahaan adalah suatu cara individu untuk mendapatkan hal positif yang dapat meningkatkan produktifitas individu tersebut.
Kewirausahaan dapat meningkatkan kemandirian individu. Karena dalam pelaksanaannya kewirausahaan membutuhkan kejujuran, kerja keras dan kerja cerdas untuk mencapai puncak yang menguntungkan. Pengorbanan dan resikopun tidak luput dalam kewirausahaan, namun sabar dan tawakal pada Allah SWT dapat membantu melepaskan masalah-masalah tersebut.
Kewirausahaan dapat dimulai dari hal yang kecil, misalnya belajar, membantu orang tua, dll. Kewirausahaan yang telah saya coba diantaranya adalah usaha budidaya lele. Dengan modal orang tua saya belajar mengolah, menangani, dan menjalankan modal yang ada dengan maksimal. Diawali dengan pembuatan kolam, lalu pembelian induk, dan pengawinan lele tersebut. Namun kerja cerdas harus saya terapkan pada system penjualan. Pemasaran yang sempit dan harga yang manipulatif mengharuskan saya mengkaji dan memperhitungkan antara modal dan harga jual. Dengan kerja cerdas saya dapat mengatasil masalah tersebut secara tepat. Kewirausahaan yang saya bangun juga membutuhkan kerja keras, diantaranya membersihkan kolam, menyortir, dan mengangkat property yang berhubungan, namun dengan kerja cerdas saya memerkerjakan beberapa pegawai yang menangani.

2. Etika profesi
Dahulu ibu saya sering berkata “Ali, kalau lewat didepan orang yang lebih tua rundukkan badan tangan kiri melipat keperut dan tangan kanan menjulur kebawah” mungkin itulah salah satu etika yang pertama saya dapatkan ketika melewati hadapan orang yang lebih tua. Dari pelajaran diatas dapat saya simpulkan, etika adalah tata cara berprilaku, bersikap, dan berinteraksi dengan individu lainnya. Sedangkan profesi adalah suatu bidang yang menampung kemampuan seseorang untuk menghasilkan suatu produk yang bermanfaat, dalam perjalanannya profesi membutuhkan interaksi yang banyak dari masing-masing individu yang terkait.
Bila saya gabungkan Etika Profesi adalah tata cara berinteraksi dengan individu lain dalam ruang lingkup pekerjaan. Hal ini melatih seseorang menjadi pribadi yang sosialis dan mampubekerja secara kelompok.

3. Kewirausahaan dan Etika Profesi
Bila dipadu dari kedua definisi diatas, dapat saya artikan suatu tindak usaha untuk mencapai hal positif yang memerlukan tata cara berinteraksi dengan individu lainnya, dengan kata lain adalah gotong royong untuk mencapai visi yang sama

Hello world!

Welcome to WordPress.com. After you read this, you should delete and write your own post, with a new title above. Or hit Add New on the left (of the admin dashboard) to start a fresh post.

Here are some suggestions for your first post.

  1. You can find new ideas for what to blog about by reading the Daily Post.
  2. Add PressThis to your browser. It creates a new blog post for you about any interesting  page you read on the web.
  3. Make some changes to this page, and then hit preview on the right. You can always preview any post or edit it before you share it to the world.